PENERAPAN TEKNOLOGI BIG DATA DALAM APLIKASI MY BLUE BIRD


logo my bluebird

Dikesempatan kali ini saya akan membahas tentang Penerapan Teknologi Big Data pada Aplikasi My Blue Bird.  Sebagai perusahaan transportasi pertama yang menggunakan sistem aplikasi mobile dalam pemesanannya di tahun 2011, Blue Bird terus menyempurnakan teknologi demi kepuasan pelanggan. Melalui aplikasi My Blue Bird, pelanggan semakin mudah mendapatkan layanan taksi Blue Bird dan mengetahui keberadaan taksi yang dipesan, nomor taksi, dan identitas pengemudinya.

Kini Blue Bird telah melakukan kerjasama dengan perusahaan ternama lainnya, yaitu Go-JEK. Kolaborasi kedua perusahaan ini semakin meningkatkan aksesibilitas pelanggan terhadap layanan Blue Bird, sekaligus meningkatkan produktivitas pengemudi.

1.  ANALISIS 4V’S BIG DATA

Volume

volume berkaitan dengan besarnya data yang disimpan dan diolah didalam sebuah aplikasi dengan menggunakan Big Data. My Blue Bird menggunakan volume untuk penyimpanan data layana  taxi seperti nomor taxi, keberadaan taxi dan identitas pengemudi. Setidaknya ada 45 ribu pegawai dalam naungan PT Blue Bird, termasuk 35 ribu pengemudi. Blue Bird memiliki sekitar 35 ribu armada yang tersebar di 18 kota Indonesia. Sementara GO-JEK telah diunduh sebanyak lebih dari 40 juta kali. Kerja sama ini akan memberikan akses bagi pengemudi Blue Bird dan armadanya dengan pengguna aplikasi GO-JEK. Untuk tahap awal, kerja sama ini akan berjalan di lima wilayah, yaitu Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Medan, dan Semarang.

Varienty

Varienty dalam big data ialah jenis pengelompokan data agar data tidak bercampur. Dalam penerapannya pada aplikasi My Blue Bird dapat dibuktikan dengan adanya perbedaan pengelompkokan layanan pada taxi blue bird, contohnya kita bisa memesan jenis mobil taxi yang sesuai dengan kebutuhan kita.

Velocity

Yang dimaksud velocity adalah arus kecepatan perpindahan data dan penyusunan data. Penyusunan data dan perpindahan data dalam aplikasi my Blue Bird sangat baik, dengan adanya fitur pelacak posisi taxi kita bisa mengetahui keberadaan taxi tersebut dengan mudah.

Veracity

Veracity mengacu pada keberadaan data tersebut, apakah keberadaannya benar atau tidak sehingga dengan penggunaannya dapat  terkontrol.

2. TERMINOLOGI BIG DATA

Data yang ada dalam aplikasi My Blue Bird berupa data pelayanan.  Setelah menggunakan big data, perusahaan Blue Bir menjadi lebih mudah untuk mendapatkan pelanggannya.

3. DAMPAK dan MANFAAT

Dengan menggunakan teknologi big data, perusahaan Blue Bird lebih mudah menemukan pelanggannya, begitu juga sebaliknya pelanggan dipermudah dengan adanya layanan ini sehingga mudah untuk mengontorl pelayanan yang diinginkan. User dapat mengetahui keberadaan taksi yang dipesan, nomor taksi, dan identitas pengemudinya.

 

sumber :

http://www.bluebirdgroup.com/uncategorized/go-bluebird/

kumparan.com

Leave a Reply